Inilah Muhasabah Cintaku Tegakku yakinkan diri Dihadapan pemilik puja dan puji Kenyataan ku pasrahkan diujung telunjukMu Untuk mendapatkan ridho Dibawah Langit CintaMu...
Tampilkan postingan dengan label Foto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Foto. Tampilkan semua postingan
Minggu, 07 April 2013
~❤~ Ku Khitbah Engkau dengan Hamdalah ~❤~
Sahabat semua tentunya sudah tau apa itu khitbah?, yup… khitbah itu berasal dari bahasa arab yang artinya melamar atau meminang. Nah…sebelum mengkhitbah ada aturan main yang ditetapkan syariat, Apakah itu???
Mari kita dengarkan Imam Nawawi mengemukakan perkara ini, “Orang yang meminang disunnahkan untuk memulai dengan membaca hamdallah dan syalawat untuk Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam”
Alhamdulillaahirabbil ‘aalamin. Allahumma shali’alla Muhammad wa’alaa aalii Muhammad. Meminang dengan hamdallah dan shalawat kepada Rasulullah adalah tuntunan syari’at.
Bila hamdallah dan shalawat sudah dibaca maka ucapkanlah dua kalimat syahadat: Asyhadualla Ilaaha Illallaah. Wahdahulaa syariikalah. Waasyhadu anna Muhammadan ‘abduhu warasuluh. (Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah. Tiada sekutu bagiNya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan RasulNya.
Barulah sampaikan niat untuk meminang gadis yang dimaksud.
Mengapa harus memakai syahadat?
Merujuk pada sebuah hadits bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam pernah bersabda, “ Setiap lamaran yang tidak ada syahadat didalamnya seperti tangan yang tidak membawa barakah” (HR. Abu Daud)
Agar pinangan membawa berkah dalam pernikahan maka membaca syahadat menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan. Rangkaian pujian kepada Allah, shalawat kepada Rasulullah dan dua kalimat syahadat yang dibacakan, semoga menjadi pahala kebaikan untuk melanggengkan pernikahan.
Sumber : buku Kupilih Engkau Karena Allah.
## Jemputlah Bekal Kematianmu ##
Pejamkanlah mata anda lima menit. Bayangkanlah detik-detik sakaratul maut yang suatu saat pasti menimpa anda. Bayangkanlah beratnya pencabutan nyawa, kesakitan dan penderitaannya. Bayangkanlah ketika nyawa anda benar-benar telah lepas dari tubuh anda. Dan itulah kematian. Bayangkanlah saat perpisahan anda untuk selama-lamanya itu dengan isteri, orangtua, anak-anak, kerabat, orang-orang tercinta dan segenap sahabat anda. Jasad anda dibawa ke tempat pemandian. Anda dimandikan dan dikafani. Selanjutnya anda dibawa ke masjid untuk dishalatkan. Lalu anda dipanggul di atas pundak orang-orang untuk dikuburkan.
Bayangkanlah bahwa malam ini adalah malam pertama anda di kuburan! Bayangkan kedatangan malaikat Munkar dan Nakir yang akan menguji anda dengan beberapa pertanyaan. Bayangkanlah kengerian anda seandainya tiba-tiba lidah anda kelu tak mampu menjawab. Bayangkanlah amal perbuatan anda yang dijelmakan menjadi manusia untuk menemani anda. Apakah ia seorang manusia yang rupawan atau manusia terjelek yang pernah anda lihat?
Bayangkanlah kesendirian anda, kegelapan dosa dan maksiat anda. Bayangkanlah ratusan atau bahkan ribuan tahun penantian datangnya Kiamat? Bayangkanlah apakah kuburan anda itu menjadi bagian dari taman Surga? Ataukah menjadi bagian dari jurang Neraka? Bayangkanlah keinginan anda bisa kembali ke dunia, meski sehari, untuk menambah amal shalih. Bayangkanlah betapa butuhnya anda terhadap tambahan pahala, tetapi anda tidak berdaya. Bayangkanlah betapa beratnya, betapa menderitanya!
Yakinlah anda pasti mengalaminya, entah kapan. Yang jelas, kurang dari 100 tahun anda pasti sudah mati. Tapi bisa jadi, besok atau minggu depan anda sudah mati. Kematian selalu mengintai manusia di mana saja ia berada. Tidak peduli siang atau malam, anak-anak, remaja atau sudah tua. Tidak peduli dalam keadaan sehat atau sakit, suka cita atau duka lara, aman atau perang, kaya atau miskin, raja atau rakyat jelata, pria atau wanita. Tidak peduli di rumah, di kantor, atau di perjalanan, di darat, laut atau di udara. Ya, tidak seorang pun dari kita yang bisa memastikan dirinya aman dari kematian.
Lalu, apa bekal dan persiapan anda untuk kematian yang sewaktu-waktu menyergap anda? Bagaimana jika anda mati hari ini? Pasti anda mengeluhkan dosa-dosa yang menggunung dan kebaikan yang sedikit! Tapi bersyukurlah anda sekarang masih hidup. Anda belum mati. Jemputlah bekal kematian anda sekarang. Sebelum datang penyesalan yang menyesakkan dada, sesal yang tiada lagi berguna.
“Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih? Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang bila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Munafiqun:10-11)
(Kutipan dalam buku Menjemput Bekal Kematian : Ali Shalih Al-Hazza')
~❤~ Ketika Aku Rindu ~❤~
Tak bisa aku pungkiri, rasa rindu yang mendera dalam hati
Sekelumit wajah dan bayangan tentang seseorang
Hadir memenuhi rongga-rongga dalam pikiran dan hati
Tak bisa aku menolak, karena ia datang dariNya
Tanpa sadar, aku pun menginginkan kehadirannya
Ketika aku rindu…
Kujadikan rasa itu sebagai bait-bait doa nan indah
Kurangkai dan kuungkapkan kepada Allah
Tentang ungkapan hatiku yang sedang merekah
Ketika aku rindu…
Kujadikan rasa itu sebagai pelembut hati
Ku ajak hati condong kepada Illahi
Agar ia berhati-hati
Terhadap angan, nafsu dan bisikan syaitani
Ketika aku rindu…
Kujadikan rasa itu penghias diri
Mencari bekal ilmu dan memperbaiki pribadi
Hingga waktuku menjadi bermanfaat selama menanti
Ketika aku rindu…
Kujadikan rasa ingin bertemu sebagai penyemangat untuk bertemu denganNya
Kusampaikan segala keluh kesah dan kubiarkan air mata meleleh untukNya
Hingga kusampaikan kata nan paling indah “Ya Allah, aku memendam rindu, tetapi perjumpaan denganMu lebih aku rindukan”.
(my diary_love story_040313_ketika aku rindu)
Koleksi foto nasehat MCDLC
Segala sesuatu berjalan sesuai dengan qada yang ditentukan. Dan dibalik segala peristiwa, ada yang disukai dan ada yang tidak disukai. Apa yang selama ini aku khawatirkan barangkali justru menyenangkan. Dan apa yang selama ini aku harapkan barangkali justru menyedihkan (Abu Ash-shalt)
Kalau anda kesulitan memilih jalan, tak bisa melihat persoalan dengan jernih, merasa kebingungan dan sesak dada, kembalilah kepada Al-Qur'an yang tidak membingungkan. Ikutilah petunjuk-petunjuknya yang berisi anjuran, peringatan, janji dan ancaman. Patuhilah perintah Allah agar selalu taat dan menjauhi maksiat. Dengan begitu anda akan keluar dari kebingungan anda, lepas dari kebodohan anda, bebas dari kesepian dan meraih kembali kekuatan anda. (Nashr bin Yahya bin Abi Katsir)
Kalau anda bertanya kepada orang Islam manapun "Apakah anda percaya bahwa Al-Qur'an adalah petunjuk, cahaya, obat penawar dan penghidup hati?" Ia pasti akan menjawab tanpa ragu: "Ya". Akan tetapi anda akan merasa prihatin bila anda tahu bahwa banyak orang Islam yang mengenal Al-Qur'an hanya pada bulan Ramadhan saja, kondisi ini pada hakikatnya sama seperti orang yang mengumumkan bahwa dirinya tidak membutuhkan dari Allah petunjuk, cahaya, rahmat, obat penawar dan penghidupan hatinya selama 11 bulan. ( DR. Umar Al-Muqbil)
Kalau anda kesulitan memilih jalan, tak bisa melihat persoalan dengan jernih, merasa kebingungan dan sesak dada, kembalilah kepada Al-Qur'an yang tidak membingungkan. Ikutilah petunjuk-petunjuknya yang berisi anjuran, peringatan, janji dan ancaman. Patuhilah perintah Allah agar selalu taat dan menjauhi maksiat. Dengan begitu anda akan keluar dari kebingungan anda, lepas dari kebodohan anda, bebas dari kesepian dan meraih kembali kekuatan anda. (Nashr bin Yahya bin Abi Katsir)
Kalau anda bertanya kepada orang Islam manapun "Apakah anda percaya bahwa Al-Qur'an adalah petunjuk, cahaya, obat penawar dan penghidup hati?" Ia pasti akan menjawab tanpa ragu: "Ya". Akan tetapi anda akan merasa prihatin bila anda tahu bahwa banyak orang Islam yang mengenal Al-Qur'an hanya pada bulan Ramadhan saja, kondisi ini pada hakikatnya sama seperti orang yang mengumumkan bahwa dirinya tidak membutuhkan dari Allah petunjuk, cahaya, rahmat, obat penawar dan penghidupan hatinya selama 11 bulan. ( DR. Umar Al-Muqbil)
Langganan:
Postingan (Atom)





